Pelayanan Dinas Dukcapil Kota Pontianak Pada Masa Pandemi COVID-19


88

Pontianak - Virus Corona baru atau yang lebih dikenal sebagai COVID-19 telah menyebar diseluruh dunia. Virus yang diketahui belum ada obat dan vaksinnya ini menghantam disegala kehidupan masyarakat, baik secara ekonomi, sosial, budaya hingga keagamaan.

Tidak hanya berdampak pada Dunia, pada tanggal 14 Maret 2020 Kota Pontianak mengkonfirmasi kasus pertama COVID-19 di Kota Khatulistiwa ini, hingga sekarang pada tanggal 18 Mei sudah tercatat 74 kasus positif dengan kurva yang masih menanjak.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pontianak, sebagai Kantor Pelayanan masyarakat juga turut andil mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini. Upaya yang dilakukan antara lain :

  • Melakukan pengecekan suhu tubuh kepada masyarakat yang datang melakukan pelayanan ke Dinas Dukcapil Kota Pontianak. Bagi masyarakat yang bergejala panas di atas 37,5 derajat celcius, diarahkan untuk melakukan pencekan kesehatan terlebih dahulu ke Puskesmas terdekat.
  • Menyiapkan bilik disinfektan sebelum masyakat masuk ke kantor dan melakukan pelayanan.
  • Menyiapkan tempat cuci tangan dan melakukan cuci tangan pakai sabun sebelum menggunakan pelayanan
  • Memberikan perlindungan kepada petugas Disdukcapil Kota Pontianak dengan pembagian masker, penyekatan ruang loket dengan kaca sehingga kontak langsung dengan masyarakat dapat diminimalisir, penggunaan facemask hingga menggunakan sarung tangan untuk mengurusan berkas dari masyarakat.
  • Melakukan physical distancing dengan memberikan tanda-tanda jarak antrian.
  • Mewajibkan masyarakat yang datang dengan menggunakan masker.

Untuk mengurangi kepadatan masyarakat yang melakukan pelayanan, Dinas Dukcapil Kota Pontianak juga memberlakukan pendaftaran online untuk seluruh pelayanan yang ada di Dinas Dukcapil Kota Pontianak melalui website https://online.disdukcapil.pontianakkota.go.id

Dengan upaya yang Disdukcapil lakukan, diharapkan dapat mencegah penularan virus bahkan memutus penyebaran virus ini di Kota Pontianak maupun di Indonesia.