Jakarta – Melakukan supervisi dan melihat langsung layanan administrasi kependudukan sudah menjadi agenda rutin Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh. Baru-baru ini, Prof. Zudan mengunjungi layanan dokumen kependudukan di Provinsi Papua, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Goa. 

"Yang kami supervisi pertama prinsip pemerintahan itu ada tiga, plan, do, check. Merencanakan, kerjakan dan awasi”, ujar Prof. Zudan saat konferensi pers di TMII Jakarta, Minggu (22/10/2017). 

Konferensi pers berlangsung usai pelayanan rekam cetak KTP-el pada acara Nusantara Expo dan Forum Tahun 2017 di Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.  

“Jadi kami merencanakan saat ini (di TMII) perekaman dan pencetakan KTP-el segera diselesaikan maka kami turun”, ujarnya.

Yang dilakukan supervise, menurutnya, adalah target-target terkait pelayanan administrasi kependudukan. Misalnya perekeman KTP-el dan capaian Akta Kelahiran di daerah sudah tercapai atau belum. Terlebih, tahun 2018 akan ada Pilkada Langsung, dan tahun 2019 akan berlangsung Pileg dan Pilpres. 

“Untuk itu, tentu, data kependudukan harus selesai. Dan saya bersyukur, dari sisi progres menggembirakan”, lanjutnya. 

Selain target, Ketua DPN Korpri ini juga melakukan supervisi terhadap kesiapan alat/perangkat pelayanan, serta SDM aparatur. 

“Mengapa targetnya belum tercapai? Tentu harus ada jawabannya, apakah  SDM-nya lambat atau karena faktor lain.  Kalau SDM-nya ada kesulitan, akan diberikan training”, ujarnya.