ilustrasi akta kematianPontianak- Warga pada umumnya masih belum paham dan belum merasa penting akan kepemilikan akta kematian. Warga merasa akta kematian tersebut hanya penting bagi mereka dengan ekonomi menengah keatas yang memiliki warisan saja.

“Kite belum tau itu untuk ape. Akte itu kan pentingnye cume untok orang yang punye warresan,” ujar Burhan salah satu warga Kota Pontianak.

Padahal sebelumnya Disdukcapil telah berulang kali menyatakan salah satu pentingnya akta kematian adalah untuk validasi data kependudukan.

“Untuk kematian wajib dilaporkan oleh pemerintah desa/kelurahan ke Disdukcapil. Disdukcapil kemudian keluarkan akta kematian, untuk validasi data kependudukan, agar yang sudah mati tidak masuk lagi data base kependudukan. Selain itu dapat digunakan untuk pengklaiman asuransi ataupun perbankan, taspen dan urusan lainnya,” ujar Kepala Seksi Fasilitasi Sarana dan Prasarana Pencatatan Sipil  Disdukcapil Prov. Kalimantan Barat, Sukatino.SH.

Dengan masih minimnya pemahaman warga tentang pentingnya akte kematian bagi setiap keluarga, Ia pun mengharapkan agar lurah/sangadi dapat bersikap lebih pro aktif dalam melaporkan kematian warganya kepada Disdukcapil, agar data dapat terus up to date.

“Jadi jajaran perangkat desa/kelurahan sampai ke RT harus pro aktif. Karena tidak mungkin mereka tidak tahu apabila ada warganya meninggal dunia. Setelah dilaporkan, Disdukcapil  akan menerbitkan akta kematian sesuai dengan ketentuan yang berlaku” ujarnya.

“Segala urusan kependudukan seperti akta kelahiran dan akta kematian tidak dipungut biaya sedikit pun”, tegasnya.(yc)

Manfaat Dokumen Akta Kematian bagi penduduk diantaranya :

  1. Penetapan status janda atau duda (terutama bagi Pegawai Negeri) diperlukan sebagai syarat menikah lagi.
  2. Untuk persyaratan pengurusan pembagian waris (Peralihan Hak Atas Tanah), baik bagi isteri atau suami  maupun anak.
  3. Diperlukan untuk mengurus pensiun bagi ahli warisnya.
  4. Persyaratan untuk mengurus uang duka, tunjangan kecelakaan, Taspen, Asuransi, Perbankan, Pensiun.